Ikut Pelatihan K3 Migas Jangan Tergiur dengan Level Pengawas


Ikut Pelatihan K3 Migas Jangan Tergiur dengan Level Pengawas




Bekerja di Migas memang menjadi idaman bagi sebagian besar orang. Di samping iming iming gaji yang besar, imej orang kalau mendengar kita bekerja di perusahaan Migas biasanya bilang sudah sukses atau dalam ungkapan ‘waaaw... ‘

Oleh karena itu tidak jarang orang banyak mengincar pekerjaan di dunia Migas. Namun bekerja di sana tidak semudah bekerja di Perusahaan lain. Perusahaan lain pun susah banget, apalagi perusahaan Migas.

Beberapa Mahasiswa yang baru lulus atau freshgraduated yang memiliki prestasi tinggi dengan jurusan perminyakkan memang ada yang beruntung masuk ke dunia Migas, walau tiada pengalaman. Hanya dengan mengikuti tes teori dan wawancara, tapi itu tidak selamanya ada dan bisa. Persaingan yang cukup ketat menjadikan para pelamar pekerja harus menyingkirkan ribuan kandidat untuk diterima.

Bagi yang bukan Jurusan Perminyakkan, kita juga bisa bekerja sebagai tenaga Safety atau tenaga K3 Migas di sana, dengan catatan, kita sudah harus punya pengalaman kerja di bidang K3/safety, dan harus bisa menyingkirkan kandidat pelamar lainnya, serta faktor keberuntungan atau nasib yang diberi oleh Tuhan kepada kita.

Untuk bekerja sebagai seorang safetyman di dunia Migas, seorang harus punya sertifikat minimalnya K3 Migas level operator/petugas (persyaratan berijazah minimal SLTA). Atau K3 Migas level Pengawas bagi yang berijazah minimal D3 atau S1.

Nah yang jadi problema di sini adalah, sangat banyak sekali para lulusan D3 atau S1 yang ingin mengikuti pelatihan K3 Migas yang level Pengawas, padahal dia sama sekali belum pernah terjun di dunia K3, atau belum ada pengalaman sama sekali bekerja di dunia K3. Mereka sedikit gengsi bila mengikuti yang level petugas atau operator.

Maka kami tegaskan di sini, untuk mengikuti pelatihan K3 Migas level Pengawas itu harus punya pengalaman kerja di bidang K3 sedikitnya 3 tahun. Bila anda tidak punya pengalaman, auto tidak lulus dan auto tidak mendapatkan sertifikat. Sayangkan duitnya? Di akhir pelatihan nanti kita akan dihadapkan dengan tes tertulis, tes praktek dan wawancara langsung dengan pihak penguji dari BNSP. CV kita akan diperiksa, ditanya satu persatu begini begitu tentang K3, nah yang tidak ada pengalaman sama sekali akan kelabakan dan akan ketahuan dan auto tidak lulus. Dan di sini tidak ada istilah tolong menolong. Sekak mati TIDAK LULUS.

Lantas bagaimana baiknya? Ambil saja dulu yang K3 Migas level Operator atau Petugas walaupun anda seorang Sarjana. Terus terang saya (admin) juga seorang Sarjana Lulusan PT ternama, tapi admin tetap ambil level Operator kala itu. Tidak perlu gengsi dan terburu buru kalau ingin berkarir di dunia K3. Perjalanan masih panjang, mulai lah dari bawah, buang gengsi anda. Seiring berjalannya waktu, pengalaman anda di K3 akan semakin diperhitungkan dan akan menjadi acuan jabatan dan gaji anda ke depannya.

Sertifikat K3 Migas dikeluarkan oleh BNSP atau lembaga-lembaga swasta yang ditunjuk BNSP (LSP Migas). Kedudukannya sama saja.

Pertanyaannya? K3 Migas yang bagus ambil yang sertifikasi dari BNSP atau lembaga swasta seperti LSP PPT Migas Cepu?

Jawabannya: Kekuatannya sama saja tidak ada yang beda. Hanya proses mendapatkannya yang ada perbedaan. Yaitu:


  • 1.       Dari Segi persyaratan, BNSP mensyaratkan baik yang level Operator maupun mengawas harus sudah ada pengalaman di K3 terlebih dahulu sebelum mengikuti pelatihan sertifikasi. Tidak ada toleransi lagi. Sementara yang Cepu, juga sama keduanya harus sudah ada pengalaman di K3, HANYA.... Ada toleransi yang K3 Migas level Operator/Petugas... masih boleh diikuti walau belum ada pengalaman di K3..
  • 2.       Dari segi pelaksanaan, BNSP memakan waktu pelatihan yang singkat yaitu untuk level operator 3-4 hari dan level Pengawas 4-5 hari, sementara Cepu keduanya memakan waktu pembinaan 7-10 hari.

Kesimpulannya:


  • -          Bagi yang sudah punya pengalaman di K3 atau saat ini sedang bekerja di bidang K3 di perusahaan dan tidak punya banyak waktu, sebaiknya ambil yang sertifikasi BNSP karena waktunya lebih cepat.
  • -          Bagi yang pemula atau tidak punya pengalaman di K3 (walau dia lulusan D3/S1) bisa ambil level operator/petugas di Cepu, karena masih ada toleransi boleh ikut (khusus level operator), serta pembinaan memakan waktu yang lebih lama sehingga materi dapat terserap lebih sempurna (tidak disingkat-singkat).


Bagaimana, apakah anda tertarik mengikuti Pelatihan K3 Migas? Klik di sini !