Bosan Jadi Pekerja? Atau Sudah Dekat Masa Pensiun? Ini dia Solusinya.....! Bagian I

Saat ini saya akan mencoba memposting artikel yang 'sedikit lari' dari dunia K3.

Beternak Bebek Petelor Bisa Menghasilkan 66jt laba bersih perbulan.


Aktifitas rutin yang 'itu-itu aja' setiap hari di kantor, pusing dengan menumpuknya pekerjaan, bergelut dengan macetnya kendaraan setiap pulang pergi bekerja, membuat siapa saja yang bekerja begini sering terlintas untuk keluar dari bekerja.

Namun karena tidak ada pengalaman berwirausaha, diteruskan juga bekerja dengan rutinitas kantor yang menjemukan. Bekerja jenuh, tidak bekerja dapur tak berasap, Mau berwirausaha takut modal amblas. Dimakan Ayah mati, tidak dimakan ibu yang mati, begitulah istilahnya. Begitulah suka dukanya orang kantoran atau orang yang bekerja diperusahaan orang.

Sebenarnya mencari nafkah yang halal adalah pahala. Memakan makanan dengan uang hasil keringat sendiri jauh lebih disukai Allah ketimbang memakan makanan hasil pemberian orang. Mencari nafkah untuk anak istri dalam agama Islam juga termasuk jihad, bila diniatkan betul-betul karena Allah, dan tidak meninggalkan hal-hal yang wajib bagi seorang muslim.
Sebagian yang akan memasuki masa purnabakti/pensiun juga cemas akan 'kehilangan rezeki'. dikarenakan biasanya tiap bulan mendapatkan gaji, kini sudah tidak lagi.

Dari segi tingkat tawakkal, orang yang berwirausaha jauh lebih hebat daripada orang yang biasa menerima gaji (karyawan). Contoh kecil saja, seorang pedagang, dia tidak pernah tahu hasil sama sekali setiap hari dia jualan. kadang sedikit kadang banyak, kadang tidak dapat sama sekali. kadang untung kadang rugi. Karena faktor ini, rintihan di dalam hati selalu berbunyi,"Ya.. Allah berilah aku rezeki hari ini...". Pergantungan dengan Tuhan jauh lebih kuat dan dahsyat ketimbang orang yang biasa menerima gaji. Tentu saja, kalau sekiranya dua-duanya dilakukan secara ikhlas karena Allah (Pedagang dan karyawan), pahala yang lebih besar adalah yang selalu merintih berdoa kepada Tuhannya. Di dalam berusaha dia selalu berharap kepada Tuhan.

Ada banyak sekali Tips atau jalan keluar bila kita ingin keluar dari bekerja atau akan memasuki masa pensiun. Atau bagi yang ingin mendapatkan penghasilan tambahan di samping bekerja di perusahaan. Terutama yang sudah berumur 40 tahun ke atas, biasanya ada dalam hati niat untuk semakin mendekatkan diri kepada Tuhan, tanpa kehilangan penghasilan supaya hidup tenang dan nyaman. 

Pada kesempatan kali ini saya ingin berbagi informasi salah satu jalan keluar tersebut dengan berwirausaha beternak bebek petelur, tanpa banyak waktu terbuang. Dalam hal ini saya sendiri selaku penulis juga sedang mempersiapkan salah satu usaha ini. Sebenarnya ini hanya salah satu contoh dari ribuan jalan wirausaha yang ada.

Beternak Bebek Petelor Bisa Menghasilkan 66jt laba bersih perbulan.

Beternak adalah bisnis yang tidak pernah mati dalam hal kebutuhan konsumennya. Kebutuhan telur semakin hari semakin meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk per hari, terutama telur bebek yang sangat kurang pemasoknya di seluruh wilayah Indonesia. Di samping nilai gizi yang lebih tinggi dari telur ayam, harganya juga lebih mahal.

Telur bebek kandang harga tolak ke agen berkisar Rp.1200,- Rp 2000,- per butir, sementara telur bebek angon berkisar antara Rp.800,- s/d Rp.1200,- per butir. Telur ayam harga tolak sekitar Rp.700,- s/d Rp.1000,-.

Telur bebek kandang lebih mahal karena nilai gizi lebih tinggi dan lebih berat timbangannya ketimbang telur bebek angon. Di sini saya akan berbagi dengan anda, berdasarkan hasil survey saya bertemu dengan para peternak bebek yang sudah berhasil, jadi saya mendapat cerita langsung dari mereka, dan bukan dari mencari-cari di internet. Namun sayang saya lupa memfoto peternakannya untuk dokumentasi.

Bagaimana Prospek Beternek Bebek Petelor ini?
Yang dimaksud di sini adalah Beternak bebek kandang, dan bukan bebek angon. Saya akan share kepada anda hasil survey saya berkunjung langsung ke peternak:
  1. Peternak yang memiliki 600 ekor, biaya makan perhari Rp. 230.000,-, telur yang dihasilkan sekitar 350-450 butir perhari. seandainya dihitung 400 butir perhari, maka 400 x Rp 1500,- =  Rp. 600.000. Laba = 600rb - 230rb = Rp.370.000,- / hari. Laba per bulan = 30 x 370rb = Rp. 11.100.000,- . Keren kan?
  2. Peternak yang memiliki 1000 ekor, biaya makan perhari sekitar 450rb. telur yang dihasilkan rata-rata 800 butir perhari. Penghasilan = 800 x 1500 = Rp. 1.200.000,- / hari, atau 36jt perbulan. Laba per hari = 1200.000 - 450.000 = Rp. 750.000,- /hari, atau 22,5jt per bulan... wooww keren kan...? Bagaimana dengan gaji anda saat ini? Bagaimana jika anda sanggup dengan modal untuk 2.000 ekor? Silahkan anda kalkulasikan sendiri...........
Investasi / Permodalan
Investasi yang dibahas di sini tidak termasuk lahan untuk kandang.
Contoh untuk 600 ekor:
  1. ·         Bebek betina sudah bertelur harga berkisar 35rb-70rb. Perbedaan harga ini diakibatkan oleh lokasi yang berbeda, musim-musim tertentu kadang murah kadang mahal. Kita ambil yang tengah-tengah yaitu Rp. 50.000,- . Sehingga untuk 600 ekor bebek = Rp.30.000.000,-
  2. ·         Kandang, untuk 600 ekor memerlukan biaya kandang antara 2jt-5jt. Hal ini disesuaikan oleh kesediaan bahan yang ada meliputi perkayuan, terpal, seng, sekam padi, perlampuan, tanah untuk nimbun bila diperlukan supaya tidak terkena banjir, dll. Kita Ambil tengahnya Rp. 3.000.000,-
  3. ·         Pakan ternak, untuk 1 bulan. Yaitu sekitar 230rb x 30 hari = sekitar Rp.7jt,-. Kita ambil cadangan 3 minggu karena biasanya bebek di kandang baru perlu adaptasi sekitar 2-3minggu dan dalam waktu ini telur yang dihasilkan tidak maksimal/sedikit. Bebek akan bertelur secara normal setelah melewati kurang lebih satu hingga dua bulan di kandang baru.
Jadi untuk 600 ekor bebek petelur, dibutuhkan modal awal kurang lebih = 30jt + 3jt + 7jt = Rp.40jt,- , tidak termasuk lahan kandang. Murah bukan? Bila perbulan mendapatkan laba 10jt, maka dalam waktu 5 bulan sudah balik modal bukan ? (di hitung dari bulan kedua). Setelah lewat 5 bulan, modal sudah kembali dan kini anda sudah memiliki 600 bebek yang siap memberi anda penghasilan sekitar 200-300rban perhari.....TANPA MENGGANGGU BANYAK WAKTU ANDA UNTUK BEKERJA DI KANTOR......

Perkandangan
  1. Untuk bebek sejumlah 600 ekor, hanya butuh luas tanah sekitar 15 m x 8 m. di bagi /disekat menjadi 5-6 bagian. (Sesuaikan bila anda ingin beternak lebih dari 600 ekor). Jadi perbagian terdiri dari 120 bebek bila di bagi 5 bagian. Separo dari kandang (memanjang, 15 m x 4 m) tanahnya dibuat lebih tinggi sedikit dan diberi atap/saung untuk bertelur dan teduhan. Atap kira kira setinggi 2,3 mtr di tengah dan 1,7 di sisi, bisa menggunakan seng, genteng, atau atap dari daun sawit/alang-alang. 
  2. Pada bagian sisi Atap di bagian belakang, buat sekat tertutup hingga ke atas untuk menghindari angin malam atau hujan. pada sisi-sisi yang lain buat sekat biasa saja. Sekat dibuat keliling sepanjang lahan setinggi 60 cm, bisa menggunakan jaring atau pagar bambu.
  3. Separuh lagi lahan dibiarkan terbuka untuk arena bermain bebek di siang hari. Disekat dekan pagar bambu dengan tinggi 60 cm dan diberi pintu keluar, namun halaman jangan diberi kolam karena bebek akan basah dan membuat kandang menjadi becek serta membawa penyakit dan bebek jadi jarang bertelur.
  4. Pastikan lahan kandang bebas banjir dan tidak lembab dan becek. Di sarankan menghadap ke timur atau ke barat supaya terkena sinar matahari ketika siang. Alas kandang ditabur sekam padi bila sudah becek dan lembab oleh kotoran bebek. Atau bisa juga menggunakan rumput kering atau jerami. Sebulan sekali disemprot dengan inspectan pembasmi kuman.
  5. Perbatasan halaman bermain dan lahan beratap diberi pipa belah atau rabung seng untuk tempat minum. Dalam hal ini anda bisa berinovasi sendiri disesuaikan dengan kondisi lahan anda.
Pakan
Pakan harus benar-benar ditakar dengan benar dan komposisi juga harus pas supaya tidak boros dan bebek tetap bertelur dengan asupan gizi yang cukup. Untuk 600 ekor untuk pakan sehari, komposisinya adalah sebagai berikut:
  1. Ampas Ubi basah setengah goni atau sekitar 20 kg.(Sekarung sekitar 40 kg seharga 35rb) 
  2. Pelet 20 kg (Rp 5rb per kg)
  3. Abu Kepala Ikan 40 kg (Rp 3rb per kg)
(Ketiga bahan tersebut bila ditotal seharga Rp.230rb)
Ketiga bahan tersebut dicampur hingga merata setelah itu tambahkan air secukupnya. Setelah selesai, jangan lupa pakan ini harus dibagi dua yaitu untuk pagi dan sore. Letakkan pada baskom-baskom berukuran sekitar 5-15 kg di letakkan di halaman kandang masing masing. Baru bebek dikeluarkan dari kandang beratap untuk makan.

Anda dapat berinovasi dalam segala hal. Bila ampas ubi sulit di dapat, bisa menggunakan ampas tahu atau ampas sagu. Bila sulit di dapat juga di kota anda, anda bisa bekerja sama dengan pabrik-pabrik di luar kota dengan melakukan search di google. Ampas sagu hanya 5rb per goni, dan bisa dibuat fermentasi agar kadar protein bertambah (Kadar protein akan bertambah dari 2,4% menjadi sekitar 20% dengan teknik fermentasi). Untuk hasil yang maksimal. Sebaiknya makanan bebek jangan diubah-ubah karena bila diubah, bebek akan beradaptasi dan berhenti bertelur, sekalipun nantinya akan bertelur kembali setelah adaptasi selesai.  Jadi kaji betul persediaan pakan bebek yang bisa selalu tersedia/bisa dibeli dengan mudah sebelum beternak bebek.

Berapa lama waktu kita untuk mengolah dan memberi makan? Tidak lebih dari 1/2 jam saja untuk sekali pemberian pakan untuk 600 ekor... tidak percaya.???... silahkan praktekkan.... Jadi sekalipun anda bekerja, anda tetap bisa beternak bebek karena waktu yang dibutuhkan cukup singkat. Bahkan usaha ini bisa dilakukan oleh istri dan anak anda di rumah.

Masa Panen
Ini Bagian yang paling menggembirakan. Setiap Pagi peternak bebek selalu panen dan selalu dapat duit. Yaaa..... setiap pagi kita dapet rezeki bersih Rp.250rb - Rp.370rb untuk 600 ekor. Enak bukan? Mengenai penampung/agen jangan ditanya, pasti ada saja penampungnya karena telur bebek saat ini memang sangat sedikit persediaannya di bandingkan telur ayam.

Hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum memulai usaha ini:

  1. 1.      Pastikan anda sudah memiliki lahan yang pas untuk usaha beternak bebek ini.  Mungkin di perkotaan sulit, tetapi sebagian besar kita dilahirkan di kampung halaman bukan?. Jadi bila anda tidak memiliki lahan di dekat rumah anda karena berada di kota, anda bisa bekerjasama dengan saudara atau orang tua di kampung. Untuk sistemnya bisa anda atur sendiri misalkan dengan bagi hasil, sistem penggajian, dll up to you.... Yang penting menguntungkan semua pihak.
  2. 2.      Pastikan lahan kandang tidak mengganggu lingkungan dan tetangga. Saat ini teknologi semakin canggih. Banyak jenis-jenis suplemen atau vitamin untuk ternak yang bisa dicampurkan ke pakan, supaya tidak berbau dan ternak selalu sehat dan tdk mengganggu lingkungan.
  3. 3.      Pastikan pasokan pakan bebek tersedia secara terus menerus tanpa kekurangan di tempat penyedia pakan. Bila kekurangan, kita akan kesulitan dan beralih ke jenis makanan lain sehingga bebek akan berhenti bertelur untuk adaptasi, walaupun pada akhirnya akan bertelur kembali, namun kerugian akibat berhenti bertelur perlu dipertimbangkan juga. Bayangkan kalau berhenti sebulan, kerugian akan mencapai 7jt-9jt akibat memberi pakan selama sebulan sementara bebek tidak bertelur.
  4. 4.      Tentu saja pastikan anda sudah memiliki modal sesuai yang tertera di atas (40jt untuk 600 ekor).
  5. 5.      Pastikan bebek yang akan dibeli sudah benar-benar bertelur dan usia masih muda. Bila membeli yang masih perawan, biasanya membutuhkan sekitar 2-3 bln lagi baru bertelur. Anda akan kalah di modal, kecuali bila anda sanggup dalam permodalan. Bila membeli yang sudah terlalu tua, anda akan kalah diproduktifitas bebek petelur. Bebek yang sudah tua produktifitas bertelur akan berkurang. Dalam hal ini, anda bisa membawa orang yang tahu akan bebek ketika membeli bibit bebek ini. Namun bila anda kuat di modal, pembelian bebek perawan adalah yang utama, karena produktifitas bertelur lebih panjang dan sangat tinggi ketika dia mulai bertelur hingga umur 2 tahun. Berat di awal, namun puas pada akhirnya. Bebek perawan juga jauh lebih murah ketimbang bebek yang sudah nelor, yaitu berkisar 15rb-35rb per ekor.
  6. 6.      Pastikan anda sudah menemukan penampung telur/agen/distributor telur.
  7. 7.      Pastikan anda memiliki penghasilan atau uang tambahan untuk kebutuhan sehari hari selama satu - dua bulan sebelum bebek bisa menghasilkan.

Tidak ada salahnya bila anda mencobanya bukan? Penghasilan usaha ini bisa jadi akan membuat anda keluar dari bekerja dikarenakan hasilnya cukup menjanjikan. Bila gaji anda 10jt perbulan, sama dengan anda beternak bebek 600 ekor, bila gaji anda 22jt, sama dengan anda beternak bebek 1000 ekor. Nah, bagaimana bila anda punya modal untuk 3000 ekor ? yaitu perolehan laba bersih anda 66jt perbulan?, masihkan anda tetap bekerja. Saya yakin jawabannya, “Berhenti Bekerja”.

Tapi Ingat, tidak perlu terburu-buru. Semua dilakukan dengan penuh pertimbangan dan perhitungan. Jangan dengan serta merta keluar bekerja, bekerja terus tidak masalah. Pulang kerja kan bisa melihat ternak untuk menghilangkan penat? ....

Selamat mencoba dan sampai jumpa di tips berikutnya.....

Penulis
Cecep Suwarno, S.Si.